Perbedaan Nyamuk Malaria dengan Nyamuk Demam Berdarah

Perbedaan Nyamuk Malaria dengan Nyamuk Demam Berdarah perlu diketahi. Di Negara Indonesia kita seringkali mendengar istilah penyakit yang bermacam macam. Terkadang istilah istilah tersebut berhubungan dengan dampak yang dimunculkannya. Seperti halnya malaria dengan demam berdarah. Meski sama sama penyakit yang disebabkan oleh nyamuk namun kedua penyakit ini memliki perbedaan. Penyebab malaria dan penyebab DBD adalah hewan bernama nyamuk. Perbedaan nyamuk malaria dengan nyamuk demam berdarah inilah yang akan menjadi bahasan unik kita kali ini. Perbedaan yang paling bisa dilihat dari kedua penyakit tersebut adalah penyebabnya. Kali ini admin akan mengulas beberapa perbedaan visual dari nyamuk penyebab malaria dengan DBD, selamat menyimak.

Penyakit DBD atau demam berdarah disebabkan oleh virus dengue. Virus dengue dibawa oleh nyamuk bernama Aedes Aegypti. Sedangkan penyakit malaria disebabkan oleh gigitan nyamuk bernama Anopheles. Selain perbedaan pada jenis nyamuk, kedua penyakit ini juga memiliki perbedaan pada ciri ciri, gejala serta tanda tandanya. Mungkin ada sedikit persamaan antara ciri ciri DBD dengan malaria, begitu juga perbedaan antara gejala DBD dengan gejala malaria. Perbedaan nyamuk malaria dengan nyamuk demam berdarah akan lebih dijelaskan dibawah ini.

 

Malaria Vs Demam Berdarah Dengue

Perbedaan Nyamuk Malaria dengan Nyamuk Demam Berdarah

Malaria Vs Demam Berdarah Dengue

Malaria Vs Demam Berdarah Dengue

Nyamuk merupakan hewan yang dikenal mudah menyebarkan penyakit. Hanya dengan gigitannya ia bisa menyebarkan penyakit membahayakan pada tubuh manusia. Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk adalah demam berdarah dan malaria. Kedua penyakit ini bisa menjadi penyakit yang membahayakan bila tidak segera ditangani. Beberapa perbedaan nyamuk malaria dengan nyamuk demam berdarah adalah seperti berikut ini.

Cara Mengobati DBD bagi Anak dan Balita

  1. Ciri Cirinya

Ciri ciri penyakit DBD dan malaria sama sama memiliki demam atau kenaikan suhu tubuh. Namun, pada malaria tenggorokan akan menjadi sangat sakit. Biasanya saat ini dokter mendiagnosa bahwa kita hanya mengalami sakit tenggorokan biasa. Kemudian hari selanjutnya dokter akan merubah diagnosanya menjadi penyakit campak. Hari ketiga atau hari selanjutnya menjadi gejala tifus.

  1. Gejala atau Tanda

Selanjutnya perbedaan berasal dari gejala atau tandanya. Pada penyakit demam berdarah gejalanya adalah demam tinggi, sakit pada bagian kepala dan otot serta persendian, merasa mual dan muntah, dan akhirnya mengalami pendarahan. Sedangkan pada penyakit malaria yaitu demam, menggigil, berkeringat, muntah, sakit dibagian kepala dan otot serta diare. Tanda tanda DBD atau masa inkubasi berada pada 3 hingga 4 hari, sedangkan tanda tanda malaria atau masa inkubasinya ada di selang waktu 1 sampai 3 minggu.

Baca Juga : Obat untuk Menghilangkat Batuk TBC

  1. Jenis Nyamuk

Perbedaan Nyamuk Malaria dengan Nyamuk Demam Berdarah

Perbedaan Nyamuk Malaria dengan Nyamuk Demam Berdarah

Penyakit deam berdarah diakibatkan oleh jenis nyamuk Aedes Aegypti yang memiliki ciri ciri tubuh seperti dibawah ini :

  1. Berbintik bintik putih di badan dan kakinya
  2. Hidup serta berkembang biak di air yang bersih
  3. Masa berkeliarannya pada siang hari dan di sekitar selokan atau tempat penampungan air.

Sedangkan nyamuk penyebab malaria adalah jenis nyamuk anopheles. Nyamuk Anopheles memiliki ciri ciri sebagai berikut :

  1. Tubuhnya berwarna coklat agak kehitaman
  2. Berkembang biak di air yang kotor dan sekitar tempat sampah
  3. Umumnya, jenis nyamuk ini ditemukan di daerah pedalaman.
  4. Pertolongan Pertama

Selanjutnya perbedaan bisa dilihat dari cara pertolongan pertama yang bisa kita lakukan atau kita berikan bagi si penderita. Pada penyakit demam berdarah pertolongan pertama yang bisa kita lakukan adalah minum sebanyak mungkin, lalu kita bisa mengompres tubuh agar suhu tubuh menurun, dan terakhir bisa dengan memberikan antibiotic atau obat penurun demam.

Baca Juga : Info Lengkap Batuk Alergi dan Pengobatannya

Sedangkan pada penyakit malaria kita bisa membaringkan tubuhnya serta menyelimutinya saat ia mulai merasa menggigil, selanjutnya kita bisa meminta penderita untuk mengonsumsi sayuran serta buah buahan, dan terakhir anjurkan penderita untuk lebih sering berendam dengan air hangat.

Perbedaan Nyamuk Malaria dengan Nyamuk Demam Berdarah admin sudahi, jika ada tambahan, silahkan tinggalkan komentar, dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!