Fase Demam Berdarah pada Orang Dewasa, Anak, dan Bayi Serta Penyembuhan Penyakit Kritis Tersebut

Fase Demam Berdarah pada Orang Dewasa, Anak, dan Bayi Serta Penyembuhan Penyakit Kritis Tersebut akan admin bahas kali ini. Demam berdarah merupakan penyakit yang sudah sering menyerang tubuh masyarakat di Indonesia.  Namun ternyata penyakit ini juga memiliki tahapan-tahapannya saat virus tersebut mulai menyerang tubuh. Tahap tahap tersebut lebih dikenal dengan istilah fase pada dunia kedokteran. Penting untuk mengetahui seluruh fase tersebut, hal ini untuk mempermudah dokter menangani penyakit dbd yang menyerang. Maka dari itu akan dibahas mengenai fase demam berdarah pada orang dewasa, anak, dan bayi serta penyembuhan penyakit kritis tersebut.

 

Demam Berdarah

Fase Demam Berdarah

Fase Demam Berdarah pada Orang Dewasa, Anak, dan Bayi Serta Penyembuhan Penyakit Kritis Tersebut

Fase Demam Berdarah pada Orang Dewasa, Anak, dan Bayi Serta Penyembuhan Penyakit Kritis Tersebut

Fase demam berdarah penting untuk diketahui agar dokter dapat melakukan penangan dengan maksimal. Fase-fase ini juga penting diketahui untuk mengurangi kemungkinan kesalahan pemberian obat. Menurut dunia kedokteran, penyakit demam berdarah dapat di bedakan ke dalam tiga tahap, yaitu:

Fase penyembuhan demam berdarah yang pertama adalah fase demam. Pada saat seseorang sedang berada pada tahap ini maka ia akan mengalami kenaikan suhu secara drastis (demam tinggi) dalam waktu yang lumayan lama yakni bisa mencapai 5 hingga 7 hari. Tidak hanya mengalami demam yang tinggi, tapi tubuh juga akan mengalami rasa sakit pada bagian mata yang kemudian di susul dengan pusing, mual dan berakhir dengan muntah-muntah.

Baca Juga : Info Lengkap Flu Burung

Fase fase demam berdarah yang selanjutnya dikenal dengan fase kritis. Pada saat seseorang sudah masuk ke fase ini, maka ia akan mengalami keadaan dimana demam tiba tiba turun dan kemudian naik lagi. Fase ini merupakan fase paling berbahaya dari ketiga fase, karena pada saat hal tersebut terjadi maka ada probabilitas kebocoran pada plasma darah yang tidak diketahui. Kebocoran tersebut yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan nyawa nya.

Fase penyakit demam berdarah yang terakhir adalah fase penyembuhan. Pada saat seseorang sudah berada pada fase ini maka demam nya akan naik lagi. Namun, hal tersebut tidak perlu ditakutkan. Karena naik nya suhu tubuh merupakan tahap dimana tubuh berusaha menstabilkan suhu tubuh dengan menjaga cairan yang masuk ke dalam tubuh. Pada saat ase ini, diharapkan pasien untuk selalu diawasi jumlah cairan yang masuk ke dalam tubuhnya untuk menghindari efek buruk dari kelebihan jumlah cairan yang ada dalam tubuh.

 

Fase Demam Berdarah Pada Orang Dewasa

Demam Tinggi sebagai Ciri Ciri Orang Terkena Penyakit Demam Berdarah

Demam Tinggi sebagai Ciri Ciri Orang Terkena Penyakit Demam Berdarah

Fase demam berdarah pada orang dewasa tidak ada perbedaannya dengan fase demam yang diawali bayi dan anak. Perbedaannya hanyalah terdapat pada respon seseorang terhadap menahan rasa sakit. Saat demam menyerang seorang anak berusia satu tahun, maka ia akan mudah menangis dan mudah memperlihatkan bahwa ia sedang sakit. Namun untuk orang dewasa, mungkin akan lebih kuat dalam menahan rasa sakit. Hingga seringkali orang dewasa baru menyadari bahwa ia terkena demam berdarah saat sudah memasuki fase kritis.

Cara Mengatasi Batuk Kering dan Gatal

Fase kritis demam berdarah pada orang dewasa juga sama berbahayanya dengan fase kritis demam berdarah pada anak. Saat berada pada fase ini, maka diharapkan untuk tetap menjaga tubuh dari segala macam benturan dan benda tajam. Hal ini untuk menghindari terjadinya pendarahan yang disebabkan karena kelalaian. Saat pendarahan terjadi, maka akan sangat sulit untuk mengatasinya. Hal ini karena pada saat itu plasma darah sedang mengalami kebocoran.

 

Fase Demam Berdarah Pada Anak

Fase demam berdarah pada anak juga terdiri dari tiga fase. Fase pertama yaitu fase demam. Setelah fase demam yang biasanya terjadi selama 4 hingga 5 hari kemudian fase tersebut naik ke dalam fase kritis. Fase kritis merupakan fase yang paling berbahaya karena bisa menyebabkan pendarahan. Fase terakhir yaitu fase penyembuhan. Walaupun fase tersebut merupakan fase pemulihan, namun anak harus tetap berada dalam pengawasan dokter dan orang tua untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan terburuk yang terjadi.

Gejala dbd pada anak selain mengalami demam hingga 40 derajat ternyata dapat ditandai dengan timbulnya bintik bintik merah pada tubuhnya. Dbd pada anak juga dapat ditandai dengan rasa sakit kepala yang menyerang dengan sangat berlebihan dan dalam waktu yang berkepanjangan. Dbd pada anak yang disebabkan oleh juga akan menyebabkan anak mengalami batuk yang berlebihan yang dapat menyebabkan luka dan peradangan pada tenggorokan. Hal ini akan menyebabkan anak mengeluarkan darah saat batuk.

Tanda tanda dbd pada anak selanjutnya dapat dilihat dari wajah yang tiba tiba berwarna merah. Tanda dbd pada anak ini dapat timbul akibat dari respon anak terhadap menahan panas dari dalam tubuh yang bisa mencapai 40 derajat celcius. Siklus dbd pada anak dimulai dari nyamuk demam berdarah yang menggigit anak. Saat sistem imun tubuh anak rendah, maka virus tersebut akan berhasil mengalah sistem imun tubuh.

Baca Juga : Obat Flu yang Aman untuk Ibu Menyusui

 

Fase Demam Berdarah Pada Bayi

Ciri Ciri Demam Berdarah Pada Anak Balita Umur 1, 2 dan 3 Tahun

Ciri Ciri Demam Berdarah Pada Anak Balita Umur 1, 2 dan 3 Tahun

Fase demam berdarah pada bayi juga sama dengan fase demam berdarah pada orang dewasa dan anak usia 1 dan 2 tahun. Fase ini selalu diawali dengan fase demam. Selanjunya adalah fase kritis. Fase demam berdarah yang terakhir adalah fase penyembuhan.

Gejala dbd pada bayi dapat dilihat dari munculnya memar di bagian tubuh bayi. Munculnya memar pada tubuh bayi apabila terjadi kelalaian sedikit saja akan membuat bayi mengalami pendarahan. Saat pendarahan, darah akan sangat susah membeku karena plasma darah yang sudah mengalami kebocoran.

 

Penyembuhan Penyakit Kritis Demam Berdarah Pada Orang Dewasa, Anak dan Bayi

Cara penyembuhan dbd sudah banyak sekali ditemukan. Beberapa diantaranya adalah dengan meminum banyak cairan. Saat tubuh terserang virus demam berdarah, maka tubuh akan mengeluarkan banyak sekali keringat karena efek panas yang diterima oleh tubuh. Saat itu tubuh akan kehilangan banyak sekali cairan, sehingga meminum banyak air akan melindungi tubuh dari dehidrasi.

Pencegahan dbd selanjutnya dapat dilakukan dengan selalu mengkonsumsi makanan makanan yang bergizi. Usahakan untuk selalu memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Virus demam berdarah hanya akan menyerang tubuh mereka yang memiliki sistem imun yang rendah. Kemudian usahakan untuk beristirahat yang cukup. Istirahat yang cukup berfungsi untuk memulihkan kembali tenaga yang sempat hilang akibat melakukan beberapa aktivitas melelahkan di luar rumah.

Baca Juga : Ciri Flu Tulang serta Cara Mengobatinya

Fase Demam Berdarah pada Orang Dewasa, Anak, dan Bayi Serta Penyembuhan Penyakit Kritis Tersebut admin sudahkan sampai disini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!