Ciri Ciri Demam Berdarah Pada Anak Balita Umur 1, 2 dan 3 Tahun

Ciri Ciri Demam Berdarah Pada Anak Balita Umur 1, 2 dan 3 Tahun penting diketahui bagi para orang tua. Penyakit demam berdarah merupakan penyakit yang tergolong serius. Walaupun penyakit ini tergolong serius, namun ternyata sudah ditemukan cara mengatasi dan mengobatinya. Penyakit demam berdarah (dbd) sudah banyak memakan korban. Biasanya korban dari penyakit ini adalah anak-anak yang berusia 1,2 dan 3 tahun. Hal ini dapat terjadi karena terlambat dalam penanganan penyakit tersebut. Untuk menghindari hal tersebut maka perlu diketahui  ciri ciri demam berdarah pada anak balita umur 1, 2 dan 3 tahun.

 

Penyakit DBD

Ciri Ciri Demam Berdarah pada Anak

Ciri Ciri Demam Berdarah Pada Anak Balita Umur 1, 2 dan 3 Tahun

Ciri Ciri Demam Berdarah Pada Anak Balita Umur 1, 2 dan 3 Tahun

Mengetahui ciri ciri demam berdarah pada anak adalah salah satu hal yang dapat mempercepat penanganan terhadap pernyakit tersebut. Pada dasarnya, demam berdarah memiliki ciri-ciri yang hampir sama dengan demam biasa. Saat penanganan dilakukan sesudah terjadi pendarahan, maka penyakit tersebut akan susah diobati. Hal ini karena penyakit tersebut sudah masuk kedalam masa kritis. Oleh karena itu, ciri ciri demam berdarah perlu diketahui sebelum penyakit tersebut bertambah parah.

Ciri demam berdarah pada anak 1 tahun umumnya ditandai dengan suhu tubuh normal yang berubah drastis menjadi sangat tinggi. Suhu tubuh tersebut dapat mencapai 40 derajat celcius. Saat tubuh anak mencapai suhu tersebut, hal yang ditakutkan seperti anak anak mengalami step dapat terjadi. Saat ciri ini muncul maka sebaiknya lakukan penanganan yang tepat untuk aak berumur 1 tahun untuk mencegah terjadinya penyakit yang lain.

 

Ciri Demam Berdarah pada Anak 2 Tahun

Bintik Merah pada Kulit Sebagai Ciri Ciri Flu Singapura pada Balita dan Bayi

Bintik Merah pada Kulit Sebagai Ciri Ciri Flu Singapura pada Balita dan Bayi

Ciri ciri demam berdarah pada anak 2 tahun umumnya ditandai dengan munculnya bintik bintik merah pada tubuh anak. Bintik bintik merah pada tubuh anak adalah tanda bahwa virus sudah menyerang tubuh dan menganggu sistem aliran darah. Bintik merah juga adalah efek yang timbul akibat suhu tubuh yang terlalu tinggi.

Baca Juga : Info Lengkap Batuk Rejan

Ciri Demam Berdarah pada Anak 3 Tahun

Ciri ciri demam berdarah pada anak 3 tahun selanjutnya adalah dengan menurunnya nafsu makan. Nafsu makan yang menurun dapat terjadi saat sistem pencernaan tubuh sudah terganggu. Hal ini akan membuat mulut anak menolak makanan yang masuk. Sehingga efek dari menurunnya nafsu makan ini akan membuat tubuh anak menjadi lemas karena kurang energi.

 

Gejala dan Ciri Ciri DBD pada Anak Umur 1, 2, dan 3 Tahun

Sakit Kepala Berkepanjangan

Gejala awal dbd yang terjadi pad anak yaitu tubuh akan merasakan sakit kepala yang sangat sakit dan berkepanjangan. Virus penyebab demam berdarah yang disalurkan oleh nyamuk Aides aigypti akan mengganggu aliran darah yang berfungsi membawa oksigen ke otak. Terhambatnya pengangkutan oksigen ini akan menyebabkan otak kekurangan oksigen dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa pada kepala anak.

Hematemesis

Gejala dbd pada anak yaitu hematemesis. Hematemesis adalah keadaan dimana tubuh akan mengeluarkan darah saat muntah. Hematemesis dapat terjadi saat sistem pencernaan yang terganggu dan sudah terserang oleh virus yang sudah merusak sel sel darah merah. Akhirnya sistem pencernaan akan mengeluarkan makanan yang ada dalam perut beserta dengan darah.

Sakit Tenggorokan

Sakit Tenggorokan sebagai Gejala dan Ciri Ciri DBD pada Anak Umur 1, 2, dan 3 Tahun

Sakit Tenggorokan sebagai Gejala dan Ciri Ciri DBD pada Anak Umur 1, 2, dan 3 TahunCiri Ciri Demam Berdarah Pada Anak Balita Umur 1, 2 dan 3 Tahun

Ciri ciri dbd pada anak selanjutnya yaitu sakit pada tenggorokan. Virus yang menyebabkan demam berdarah juga akan mulai menggerogoti saluran pernapasan khususnya pada tenggorokan. Efek dari serangan virus tersebut akan membuat tenggorokan terasa gatal dan pada akhirnya akan membuat tenggorokan terluka.

Penurunan Trombosit

Ciri2 dbd pada anak selanjutnya yaitu mengalami penurunan trombosit. Trombosit yang seharusnya berjumlah 150ribu hingga 400 ribu sel/mm3 akan menurun drastis menjadi 100 ribu sel/mm3. Hal ini adalah efek yang timbul karena virus yang menyerang memakan sel-sel darah merah dalam tubuh sehingga trombosit akan turun dengan sangat drastis.

Baca Juga : Cara Menyembuhkan Batuk Kering untuk Orang Dewasa

Pendarahan pada Tubuh

Ciri dbd pada anak selanjutnya yaitu akan mengalami pendarahan pada tubuh. Pendarahan pada tubuh dapat terjadi di daerah gusi. Gusi yang mengeluarkan darah akan sangat sulit untuk diberhentikan. Hal ini dapat terjadi karena virus tersebut akan membuat sel darah sulit membeku sehingga pendarahan akan terjadi dalam waktu yang lama apabila tidak segera ditangani. Pendarahan yang terus terjadi ini akan membuat anak kehilangan nyawanya.

Pucat

Pucat sebagai salah satu Ciri Orang Terkena Penyakit Demam Berdarah

Pucat sebagai salah satu Ciri Orang Terkena Penyakit Demam Berdarah

Tanda tanda dbd pada anak selanjutya adalah wajah akan menjadi pucat. Wajah yang pucat dapat terjadi karena tubuh kehilangan energi. Kehilangan energi secara berlebihan dan tiba tiba akan membuat tubuh menjadi lemas dan wajah akan menjadi pucat.

Tubuh Menggigil

Penyakit dbd pada anak selanjutnya ditandai dengan tubuh yang menggigil. Hal ini bisa saja terjadi karena suhu tubuh yang terlalu tinggi. Saat anak berada pada suhu ruangan saja, ia tetap akan merasa kedinginan. Kondisi yang seperti ini lumrah terjadi karena adanya perbedaan suhu yang ekstrem antara suhu tubuh dengan suhu ruangan.

Nyeri pada Perut

Ciri ciri dbd pada anak selanjutnya ditandai dengan nyeri pada perut. Virus demam berdarah akan mengganggu sistem pencernaan. Alhasil, sistem pencernaan yang terganggu akan membuat makanan yang hendak dicerna terhambat. Penumpukan makanan yang ada dalam perut akan membuat rasa nyeri pada perut anak.

Kenali Bahaya Flu Singapura bagi Anak dan Bayi

Demam

Ciri ciri terkena dbd pada anak selanjutnya yaitu demam yang naik turun. Pada saat demam turun, mungkin saja orang tua berpikir bahwa keadaan anak berangsur-angsur membaik. Namun perkiraan tersebut salah, saat demam turun berarti saat itu juga kondisi anak sedang dalam fase kritis. Pada saat inilah anak harus segera diperiksakan ke dokter. Saat demam pada anak kembali naik, para orang tua dianjurkan tidak khawatir karena pada fase ini merupakan tahap penyembuhan pada tubuh anak.

Diare

Ciri ciri gejala dbd pada anak selanjutnya yaitu anak akan mengalami diare. Diare dapat terjadi karena kuman dan bakteri yang masuk bersamaan dengan virus akan mengganggu sistem pencernaan dalam tubuh. Makanan yang masuk tidak akan tercerna dengan baik, juga sari-sari yang dibutuhkan oleh tubuh akan diserap oleh bakteri dan virus. Hal ini akan membuat anak mengeluarkan feses dalam bentuk cair dalam tubuh dalam jangka waktu yang panjang.

Mimisan

Mimisan sebagai Ciri Ciri Gejala Demam Berdarah Pada Bayi

Mimisan sebagai Ciri Ciri Gejala Demam Berdarah Pada Bayi

Ciri ciri penyakit dbd pada anak selanjutnya yaitu tubuh akan mengalami mimisan. Mimisan akan terjadi pada anak yang terserang penyakit dbd. Mimisan merupakan efek dari virus yang menyerang saluran pernapasan. Saluran pernapasan yang terinfeksi akan membuat hidung mengeluarkan darah. Pada saat mimisan dan anak positif menderita dbd maka pendarahan pada hidung akan sangat sulit dihentikan karena virus yang menyerang sel darah merah membuat tubuh sulit untuk membuat darah membeku.

Baca Juga : Cara Mengobati Batuk Berdahak pada Anak

Dbd pada anak harus segera ditangani setelah mengetahui beberapa ciri-ciri dan gejala yang terdapat diatas. Penanganan yang dilakukan dengan cepat akan mengurangi resiko terburuk dari penyakit dbd itu sendiri. Jika anak sudah mengalami demam hingga 40 derajat, maka ada sebaiknya dilakukan pemeriksaan tes darah. Apabila hasil tes darah bernilai positif maka sang anak memang sudah terinfeksi virus dari nyamuk Aides agypti.

Ciri Ciri Demam Berdarah Pada Anak Balita Umur 1, 2 dan 3 Tahun kiranya cukup disini. Salam sehat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!